Indahnya Islam#1 Adab Makan-Minum Sambil Duduk,
Why Not?
Guys, sekarang ini banyak pula kita lihat fenomena orang-orang yang makan dan
minum dengan berdiri. Baik karena tergesa-gesa oleh waktu sehingga mereka tidak
sempat untuk duduk atau karena sebuah kebiasaan baru yang sejatinya bukan
budaya kita such like standing party. Guys, kalau dilihat dari
adab, makan dan minum sambil duduk sangat bersesuaian dengan budaya kita,
timur. Dan hal ini pun terbukti secara medis manfaatnya. Berikut ulasannya.
Ketika seseorang makan dan minum dalam posisi berdiri, otot-otot dan saraf
akan menegang disebabkan tubuh berusaha untuk menjaga keseimbangan agar kita
dapat berdiri dengan sempurna. Sedangkan ketika kita duduk, tubuh kita secara
otomatis akan menjadi lebih rileks dan organ-organ pencernaan tubuh kita dapat
menerima bolus-bolus makanan dan tetesan minuman dengan baik dan benar. Selain itu,
ketika dalam kondisi duduk, makanan dan minuman akan dapat masuk ke saluran
pencernaan kita dengan perlahan dan lembut. Berbeda ketika kita dalam kondisi
berdiri, makanan dan minuman akan masuk ke dalam saluran pencernaan dengan
keras.
Analoginya seperti ini. Jika kita makan atau minum dengan duduk, maka
seperti kita turun dari main perosotan, perlahan namun turun dengan sempurna. Dan
jika kita makan atau minum dengan berdiri, maka seperti kita jatuh dari atap ke
tanah, sakit bukan? Jika hal ini terjadi berulang, maka jangan heran apabila
asam lambung akan marah ketika makanan meluncur begitu saja dari
mulut-kerongkongan-esophagus, dan jatuh keras di lambung. Asam lambung akan
demo ke atas dan mengakibatkan GERD (Gastro Esophageal Refluks Disease).
