Kamis, 19 November 2015

Indahnya Islam Chapter Three



Indahnya Islam#1 Adab Makan-Minum Sambil Duduk, Why Not


Guys, sekarang ini banyak pula kita lihat fenomena orang-orang yang makan dan minum dengan berdiri. Baik karena tergesa-gesa oleh waktu sehingga mereka tidak sempat untuk duduk atau karena sebuah kebiasaan baru yang sejatinya bukan budaya kita such like standing party. Guys, kalau dilihat dari adab, makan dan minum sambil duduk sangat bersesuaian dengan budaya kita, timur. Dan hal ini pun terbukti secara medis manfaatnya. Berikut ulasannya.
Ketika seseorang makan dan minum dalam posisi berdiri, otot-otot dan saraf akan menegang disebabkan tubuh berusaha untuk menjaga keseimbangan agar kita dapat berdiri dengan sempurna. Sedangkan ketika kita duduk, tubuh kita secara otomatis akan menjadi lebih rileks dan organ-organ pencernaan tubuh kita dapat menerima bolus-bolus makanan dan tetesan minuman dengan baik dan benar. Selain itu, ketika dalam kondisi duduk, makanan dan minuman akan dapat masuk ke saluran pencernaan kita dengan perlahan dan lembut. Berbeda ketika kita dalam kondisi berdiri, makanan dan minuman akan masuk ke dalam saluran pencernaan dengan keras.
Analoginya seperti ini. Jika kita makan atau minum dengan duduk, maka seperti kita turun dari main perosotan, perlahan namun turun dengan sempurna. Dan jika kita makan atau minum dengan berdiri, maka seperti kita jatuh dari atap ke tanah, sakit bukan? Jika hal ini terjadi berulang, maka jangan heran apabila asam lambung akan marah ketika makanan meluncur begitu saja dari mulut-kerongkongan-esophagus, dan jatuh keras di lambung. Asam lambung akan demo ke atas dan mengakibatkan GERD (Gastro Esophageal Refluks Disease).