Kamis, 19 November 2015

Indahnya Islam Chapter Three



Indahnya Islam#2 Masih Berani Makan Sampai Kekenyangan? Ini Akibatnya!
Berbicara tentang Indahnya Islam itu tidak ada habis-habisnya. Segala ajaran dan aturan yang ada di dalamnya sarat akan hikmah dan kebaikan. Adapun stigma sebagian masyarakat yang menganggap Islam itu radikal, kolot dan sebagainya dikarenakan ia belum mengenal ajaran Islam secara menyeluruh. Ia hanya melihat dari sisi pemeluknya saja yang setiap saat senantiasa berubah dan berproses untuk menjadi lebih baik. Dan adakalanya keimanannya pun naik dan turun. Maka jika ada yang mengatakan hal itu, jangan pernah salahkan agamanya namun koreksi-lah pemeluknya karena ia belum sempurna menjalankan Indahnya Islamnya.
Well, makan secara berlebihan telah kita ketahui dampaknya secara umum. Salah satunya yang sering kita dengar adalah obesitas atau kegemukan. Obesitas sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat menimbulkan risiko kesehatan ke individu.
Ketika kita makan sampai kekenyangan, maka yang terjadi adalah jumlah makanan dalam lambung terlalu banyak atau melebihi kapasitas enzim pencernaan yang diproduksi, sehingga mengakibatkan makanan tidak tercerna sempurna ini kemudian masuk ke usus sehingga menyebabkan fermentasi, salah cerna, dan bisa menimbulkan gas.
Dampak negatif yang lain jika terlalu kenyang adalah timbul rasa sakit pada perut, perut terasa penuh, susah bernafas, dan perut tampak membesar. Hal ini dibuktikan dengan bersendawa (belching) yang keras bertubi-tubi. Gejala tersebut ditemukan pada mereka yang bergantian menelan dan mengeluarkan udara. Bila tidak dapat bersendawa, maka perut akan terasa kembung (meteorismus) dan kentut (flatus) yang tidak berbau. Selain perut menjadi tidak enak, makan terlalu kenyang juga dapat mengakibatkan muntah dan diare.
Selain gelaja di atas, konsekuensi yang bisa muncul jika perut terlalu kenyang adalah diproduksinya radikal bebas dalam jumlah yang banyak. Aktivitas makan merupakan salah satu aktivitas aerobik yakni aktivitas yang memerlukan oksigen. Oleh karena itu, jika makan melebihi kewajaran, oksigen yang diubah sel tubuh menjadi ROS (Reactive Oxygen Species) akan terbentuk dalam jumlah banyak. Penyakit yang bisa ditimbulkan akibat radikal bebas adalah kanker, aging, katarak, aterosklerosis dan lain sebagainya.
Guys, mungkin ada sebagian orang yang memiliki mind-set seperti ini. “...Lebay banget sih, terlalu banyak spekulasi, terlalu banyak menduga, orang itu kebutuhan kita...” bla bla bla. Ok, guys, memang semua adalah kebutuhan kita, namun alangkah baiknya jika sesuai pada porsi dan ukurannya. Jangan hanya memaksakan kehendak kita, memuaskan ego dan nafsu keserakahan diri sampai menaruhkan kesehatan kita di masa mendatang. Ingat guys, mencegah lebih baik daripada mengobati. Dan mencegah dengan penuh perencanaan merupakan salah satu langkah ikhtiar kita. Di samping itu guys, selalu iringi perbuatan dengan doa, agar segala nya menjadi berkah.