Indahnya Islam#3 Tata Cara Makan Ala Nabi
Guys, telah kita bahas sebelumnya tentang manfaat berwudhu sama dengan mencuci
tangan. Berikut, hal-hal yang dilakukan nabi ketika makan. Yang pertama jelas
sudah beliau selalu mengawali dengan mencuci tangan. Apalagi jika kita
mengucapkan basmallah ketika menyentuh air, maka yang terjadi adalah
berubahnya partikel-partikel air menjadi kristal yang indah. Kulit merupakan barrier
atau pembatas antara tubuh dengan lingkungan eksternal, maka fungsi kulit juga
dapat sebagai protektor tubuh dari kuman, radiasi dan racun. Mencuci tangan
sebelum makan pula, jelas membantu untuk menurunkan angka kejadian diare
sebesar 47% dan ISPA 30% dan meminimalisir infeksi lainnya.
Makan dalam posisi duduk. Pada saat kita makan dengan duduk tegak, saraf
pada organ pencernaan berada dalam kondisi relaks alias tidak tegang. Posisi duduk
mencegah terjadinya GERDS yakni naiknya cairan asam lambung yang menyebabkan
rasa terbakar di daerah esophagus atau kerongkongan kita.
Melarang meniup makanan yang panas. Ketika kita ekspirasi (menghembuskan
nafas), maka kita akan mengeluarkan karbondioksida. CO2 yang bergabung dengan
uap air (H2O), akan menjadi H2CO3 yang sifatnya asam. Dalam keadaan normal,
asam dapat berfungsi untuk mengatur tingkat keasaman di dalam darah. Sehingga jika
meniup makanan, maka secara otomatis akan terbentuk asam karbonat yang
menyebabkan kenaikan kadar asam darah yang apabila terakumulasi akan
menyebabkan kondisi yang disebut asidosis yakni meningkatnya kadar asam dalam
darah melebihi batas normal. Dalam kondisi tertentu asidosis yang berat dapat
mneyebabkan terjadinya kerusakan pada organ lain seperti ginjal. Sehingga jika
makanan kita panas, diamkan sejenak dan dinginkan dengan kipas.
Makan dengan tidak berlebih-lebihan. Telah kita paparkan juga pada tulisan
sebelumnya. Bahwa jika kita makan berlebihan maka semua fungsi organ pencernaan
akan bekerja keras untuk mencerna, salah satunya adalah pankreas yang
menghasilkan insulin untuk memasukkan glukosa darah ke dalam sel untuk metabolisme.
Produksi insulin yang besar-besaran dan terus-menerus dapat menyebabkan
pankreas kelelahan dan terganggu dan pada ujungnya dapat menyebabkan penyakit
diabetes atau kencing manis.
Makan menggunakan tangan dengan tiga jari. Jangan berpikiran bahwa hal ini
adalah jorok dan menjijikkan. Terutama ketika selesai makan. Tiga jari yang
digunakan adalah jari jempol, telunjuk dan jari tengah. Hal ini dimaksudkan
agar makanan yang kita makan tidak berlebihan, sehingga enzim ptyalin
yang diproduksi oleh kelenjar ludah menjadi maksimal dan pencernaan dapat
berjalan dengan maksimal pula. Selain itu, ketika kita telah mencuci tangan
dengan bersih sebelum memulai makan, sejatinya tangan kita akan mengeluarkan
enzim RNAse yang mampu mengikat bakteri sehingga dapat menghambat
aktivasi bakteri dalam tubuh. Selesai makan, Nabi juga sering menjilati jari
beliau, hal ini memberikan manfaat berupa terbantunya proses pencernaan makanan
karena tangan mengeluarkan enzim yang memperlancar proses pencernaan makanan
yakni amilase. So guys, itulah salah satu sebabnya mengapa
apabila kita menyentuh makanan dengan jari atau tangan kita, maka akan cepat
basi, hehe.
