Kamis, 19 November 2015

Indahnya Islam Chapter Three



Indahnya Islam#3 Tata Cara Makan Ala Nabi
Guys, telah kita bahas sebelumnya tentang manfaat berwudhu sama dengan mencuci tangan. Berikut, hal-hal yang dilakukan nabi ketika makan. Yang pertama jelas sudah beliau selalu mengawali dengan mencuci tangan. Apalagi jika kita mengucapkan basmallah ketika menyentuh air, maka yang terjadi adalah berubahnya partikel-partikel air menjadi kristal yang indah. Kulit merupakan barrier atau pembatas antara tubuh dengan lingkungan eksternal, maka fungsi kulit juga dapat sebagai protektor tubuh dari kuman, radiasi dan racun. Mencuci tangan sebelum makan pula, jelas membantu untuk menurunkan angka kejadian diare sebesar 47% dan ISPA 30% dan meminimalisir infeksi lainnya.
Makan dalam posisi duduk. Pada saat kita makan dengan duduk tegak, saraf pada organ pencernaan berada dalam kondisi relaks alias tidak tegang. Posisi duduk mencegah terjadinya GERDS yakni naiknya cairan asam lambung yang menyebabkan rasa terbakar di daerah esophagus atau kerongkongan kita.
Melarang meniup makanan yang panas. Ketika kita ekspirasi (menghembuskan nafas), maka kita akan mengeluarkan karbondioksida. CO2 yang bergabung dengan uap air (H2O), akan menjadi H2CO3 yang sifatnya asam. Dalam keadaan normal, asam dapat berfungsi untuk mengatur tingkat keasaman di dalam darah. Sehingga jika meniup makanan, maka secara otomatis akan terbentuk asam karbonat yang menyebabkan kenaikan kadar asam darah yang apabila terakumulasi akan menyebabkan kondisi yang disebut asidosis yakni meningkatnya kadar asam dalam darah melebihi batas normal. Dalam kondisi tertentu asidosis yang berat dapat mneyebabkan terjadinya kerusakan pada organ lain seperti ginjal. Sehingga jika makanan kita panas, diamkan sejenak dan dinginkan dengan kipas.
Makan dengan tidak berlebih-lebihan. Telah kita paparkan juga pada tulisan sebelumnya. Bahwa jika kita makan berlebihan maka semua fungsi organ pencernaan akan bekerja keras untuk mencerna, salah satunya adalah pankreas yang menghasilkan insulin untuk memasukkan glukosa darah ke dalam sel untuk metabolisme. Produksi insulin yang besar-besaran dan terus-menerus dapat menyebabkan pankreas kelelahan dan terganggu dan pada ujungnya dapat menyebabkan penyakit diabetes atau kencing manis.
Makan menggunakan tangan dengan tiga jari. Jangan berpikiran bahwa hal ini adalah jorok dan menjijikkan. Terutama ketika selesai makan. Tiga jari yang digunakan adalah jari jempol, telunjuk dan jari tengah. Hal ini dimaksudkan agar makanan yang kita makan tidak berlebihan, sehingga enzim ptyalin yang diproduksi oleh kelenjar ludah menjadi maksimal dan pencernaan dapat berjalan dengan maksimal pula. Selain itu, ketika kita telah mencuci tangan dengan bersih sebelum memulai makan, sejatinya tangan kita akan mengeluarkan enzim RNAse yang mampu mengikat bakteri sehingga dapat menghambat aktivasi bakteri dalam tubuh. Selesai makan, Nabi juga sering menjilati jari beliau, hal ini memberikan manfaat berupa terbantunya proses pencernaan makanan karena tangan mengeluarkan enzim yang memperlancar proses pencernaan makanan yakni amilase. So guys, itulah salah satu sebabnya mengapa apabila kita menyentuh makanan dengan jari atau tangan kita, maka akan cepat basi, hehe.