Siwak atau yang disebut juga dengan chewing stick adalah batang kayu
siwak yang digunakan oleh Rasulullah dalam bersuci menjaga kesehatan mulut. Guys,
masih ingat tentang sabda Rasulullah yang berbunyi “...Seandainya tidak memberatkan ummatku, niscaya akan
kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat (berwudhu)...” Guys,
Betapa Nabi kita sangat memperhatikan keadaan ummat beliau sampai pada urusan
kesehatan gigi. Aku membayangkan, betapa putih, bersih dan harumnya gigi
Rasulullah Saw.Beliau saja sudah sedemikian telatennya menjaga kebersihan gigi.
Di samping untuk sarana pendukung dalam kebersihan dan kenyaman beribadah, gigi
juga merupakan bagian yang tidak kalah pentingnya dalam mempengaruhi kesehatan
manusia.
Guys, setiap perintah dan sunnah Rasulullah pasti terdapat hikmah yang melimpah.
Memang guys, untuk siwak sendiri sudah jarang digunakan secara ori,
kecuali beberapa saja. Namun, prinsip kerja siwak tidak jauh berbeda dengan
sikat gigi zaman sekarang. Serat batang siwak yang elastis berfungsi sama
dengan bulu sikat gigi guna membersihkan secara mekanis kotoran di gigi dan
sela-sela gigi. Kemudian pasta gigi yang banyak beredar di sekitar kita saat
ini sudah memuat serbuk kayu siwak dalam
komposisinya. So gak usah khawatir guys, inti dari siwak ini
adalah menyikat gigi dengan pasta nya untuk menghilangkan kotoran pada gigi. Sehingga
kebersihannya terus terjaga.
Ilmiahnya gini guys. Plak pada gigi sebagai sisa makanan yang
berakumulasi dan menempel pada gigi menjadi media yang sangat baik untuk
bakteri berkembang biak. Setelah berkoloni, bakteri akan menghasilkan asam yang
selanjutnya menyebabkan pelarutan enamel gigi yang akhirnya terjadilah caries
dentist. Nah, jika kita bersikat gigi dengan pastanya maka dapat membunuh
bakteri tersebut sekaligus mencegah infeksi. So, inilah sebabnya mengapa
sejak kecil kita selalu diingatkan dan dibiasakan untuk menyikat gigi dua kali
sehari kayak iklan pepsodent! Pagi dan sebelum tidur, hal itu pula untuk
mengurangi bau mulut ketika kita bangun dari tidur ketika di pagi hari.
