Guys. Allah Swt., sungguh Maha Rahmaan (Pengasih) kepada setiap
makhluk-Nya di muka bumi. Tanpa kenal ‘pilih kasih’. Sedang Rahiim (Penyayang)
Allah itu sesuai dengan tafsiran dalam Alquran hanya ditujukkan kepada umat
muslim ketika di akhirat nanti. Tahukah kalian bahwa tayammum dalam
keadaan darurat seperti ketiadaan air, sakit yang tidak dapat terkena air memberikan
hikmah tersendiri dari sisi medis.
Begini guys. Air yang dibasuhkan ke kulit tubuh akan menetralkan
listrik statis di tubuh. Hal ini bisa terjadi karena molekul air (H2O) yang
bersifat polar sangat mudah menyerap elektron-elektron yang terakumulasi di
tubuh. Elektron jenis ini termasuk kotoran yang bila terlalu banyak tertimbun
dalam tubuh dapat merusak keseimbangan sistem elektrolit cairan di dalam tubuh.
Fungsi air wudhu yang bisa menghilangkan kotoran elektron di tubuh, ternyata
bisa diganti dengan meletakkan tangan ke tanah dan mengusapkan debu pada wajah
dan tangan ketika bertayammum. Maasya Allah kan guys, tidak ada
yang sia-sia dalam perintah dan ketentuan dari Allah Swt.
Hanya saja ilmu manusia yang kadang belum sampai untuk menjangkau hikmah
tersebut. Tidak apa guys, memang Allah Swt., sudah menyebutkan bahwa Dia
memberikan ilmu kepada hamba-Nya hanya sedikit. Hanya sedikit guys. Dan itupun
sudah banyak yang lupa diri, angkuh dan sombong. Meski demikian kita pun terus
diperintahkan untuk menuntut ilmu sepanjang hayat dan menuntut ilmu ke segala
pejuru dunia di muka bumi ini. Sebab sejatinya guys, semakin kita
berilmu, seharusnya kita semakin mengenal diri kita dan mengenal Allah Swt.,
Sang Pencipta kita.
